Jumat, 06 Mei 2011

Routing Information Protocol


· Pengertian RIP

Ø Routing Information Protocol (RIP) adalah sebuah protokol routing dinamis yang digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network).

Ø Protokol ini diklasifikasikan sebagai Interior Gateway Protocol (IGP).

Ø Protokol ini menggunakan algoritma Distance-Vector Routing (vektor jarak-protokol), yang mempekerjakan hop sebagai metrik routing.

Ø RIP mencegah routing loop dengan menerapkan batasan pada jumlah hop diperbolehkan dalam path dari sumber ke tempat tujuan.

Ø Jumlah maksimum hop diperbolehkan untuk RIP adalah 15.

Ø Tabel route RIP ini akan di-update setiap 30 detik

Ø Administrative distance untuk RIP adalah 120.

Ø Ada tiga versi dari Informasi Routing Protocol: RIPv1, RIPv2, dan RIPng.

Ø RIP mengimplementasikan split horizon, rute holddown keracunan dan mekanisme untuk mencegah informasi routing yang tidak benar dari yang disebarkan.

· RIP versi 1

Ø Menggunakan classful routing.

Ø Pembaruan routing periodik tidak membawa subnet informasi, dukungan kurang untuk subnet mask panjang variabel (VLSM). Keterbatasan ini tidak memungkinkan untuk memiliki ukuran yang berbeda subnet yang sama dalam kelas jaringan . RIP versi 1 hanya ada jumlah hop 16 (0-15). Jika ada lebih dari 16 hop antara dua router itu gagal untuk mengirim paket data ke alamat tujuan.

Ø Karakteristik Routing Information protocol versi 1

1. Distance Vector Routing Protocol

2. Menggunakan metric yaitu hop count

3. Mengirimkan update secara periodic setiap 30 sec

4. Mengirimkan update secara broadcast ke 255.255.255.255

5. Mendukung 4 path Load Balancing secara default maximumnya adalah 6

6. Menjalankan auto summary secara default

7. Paket update RIP yang dikirimkan bejenis UDP dengan nomor port 520

8. Bisa mengirimkan paket update RIP v.1 dan bisa menerima paket update RIP v.1 dan v.2

9. Berjenis classful routing protocol sehingga tidak menyertakan subject mask dalam paket update.Akibatnya RIP v.1 tidak mendukung VLSM dan CIDR.

10. Mempunyai AD 120

· RIP versi 2

Ø Kemampuan yang di miliki untuk membawa informasi subnet, sehingga mendukung classless inter-domain routing(CIDR ).

Ø Untuk menjaga kompatibilitas ke belakang, jumlah hop limit 15 tetap.

Ø RIPv2 memiliki fasilitas interoperate dengan spesifikasi awal jika semua protokol bidang Harus Zero dalam pesan RIPv1 yang benar ditentukan.

Ø RIP v 2 mendukung routing classfull dan routing classless

Ø Info subnet dimasukkan dalam perbaikan routing

Ø Mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask)

Ø Perbaikan routing multicast

· Persamaan RIP v.2 dengan RIP v.1 :

1. Distance Vector Routing Protocol

2. Metric berupa hop count

3. Max hop count adalah 15

4. Menggunakan port 520

5. Menjalankan auto summary secara default

· Perbedaan dengan RIP v.1 :

1. Bersifat classless routing protocol, artinya menyertakan field SM dalam paket update yang dikirimkan sehingga RIP v.2 mendukung VLSM & CIDR

2. Mengirimkan paket update & menerima paket update versi 2

3. Mengirimkan update ke alamat multicast yaitu 224.0.0.9

4. Auto Summary dapat dimatikan

5. Mendukung fungsi keamanan berupa authentication yang dapat mencegah routing update dikirim atau diterima dari sumber yang tidak dipercaya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar